
Sepuluh tahun merupakan perjalanan panjang untuk membangun usaha sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Bagi BUMDesa Kemudo Makmur, peringatan satu dekade menjadi kesempatan untuk menengok perjalanan, memetik pelajaran, dan memperkuat arah pengabdian bagi desa.
Berdiri sejak 2016 di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, BUMDesa Kemudo Makmur memasuki usia sepuluh tahun pada 2026. Kehadirannya membawa semangat mengoptimalkan aset dan sumber daya desa melalui kerja sama masyarakat, pemerintah desa, serta sektor industri demi kesejahteraan bersama.
Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa peluang ekonomi dapat tumbuh dari lingkungan terdekat. Salah satu bidang yang dikembangkan BUMDesa Kemudo Makmur adalah pengelolaan material sisa industri. Melalui kemitraan dengan Sarihusada dan pendampingan yang melibatkan Bumdes.id, material seperti limbah kayu diarahkan menjadi produk kerajinan bernilai guna. Pengembangan ini disertai upaya penguatan kelembagaan, manajemen, dan pemasaran digital.
Usaha desa juga hadir dalam kebutuhan sehari-hari masyarakat melalui Kamajaya Mart. Unit perdagangan ritel ini menjadi bagian dari layanan BUMDesa Kemudo Makmur bagi warga Desa Kemudo dan sekitarnya. Keberadaan usaha yang dekat dengan keseharian warga mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi desa perlu berangkat dari kebutuhan yang nyata.
Makna satu dekade tidak cukup diukur melalui lamanya sebuah lembaga berdiri. Pertanyaan yang perlu terus diajukan adalah seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat, bagaimana kepercayaan warga dijaga, dan sejauh mana kegiatan usaha mampu mendukung kemandirian desa. Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi dasar untuk mengevaluasi perjalanan sekaligus menentukan langkah berikutnya.
Pengalaman Kemudo Makmur turut menjadi bahan pembelajaran bagi pengelola usaha desa dari daerah lain. Pada September 2025, kegiatan peningkatan kapasitas pengelola BUMKal dari Kabupaten Sleman dilaksanakan melalui kunjungan lapangan ke BUMDesa Kemudo Makmur. Materi pembelajaran mencakup pengembangan unit usaha, laporan keuangan, manajemen bisnis, peran pengurus, dan administrasi kelembagaan.
Memasuki dekade kedua, tantangan pengelolaan usaha desa menuntut perhatian yang semakin besar. Perubahan kebutuhan masyarakat, perkembangan teknologi, dan persaingan usaha perlu direspons melalui keputusan yang terukur. Profesionalisme pengelola, keterbukaan laporan, serta evaluasi berkala patut menjadi prioritas agar setiap pengembangan usaha memiliki dasar yang kuat.
Partisipasi masyarakat juga perlu terus mendapat ruang. Warga dapat menyampaikan kebutuhan, memberikan masukan, dan ikut melihat manfaat dari usaha yang dijalankan. Keterlibatan generasi muda pun dapat membuka gagasan baru, terutama dalam pemasaran, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan produk. Dengan demikian, keberlanjutan BUMDesa menjadi tanggung jawab yang tumbuh bersama.
Peringatan satu dekade adalah momentum untuk menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang mengambil bagian dalam perjalanan Kemudo Makmur. Di balik keberlangsungan sebuah usaha desa, ada kerja pengelola, dukungan pemerintah desa, kepercayaan masyarakat, dan kontribusi para mitra yang patut dijaga.
Selamat satu dekade BUMDesa Kemudo Makmur. Semoga pengalaman sepuluh tahun menjadi bekal untuk mengembangkan usaha yang sehat, memperluas manfaat bagi masyarakat, dan mendekatkan cita-cita Desa Kemudo yang maju, mandiri, serta sejahtera.