Portofolio dan Rekam Jejak
Setiap program memberikan tantangan yang berbeda. Melalui assessment, pelatihan, konsultasi, dan pendampingan, kompetensi di balik Innara dibangun dari keterlibatan langsung dalam kebutuhan kelembagaan, pengembangan usaha, keuangan, dan digitalisasi.
Sejak 2021
Pengalaman kami mencakup identifikasi kebutuhan, penguatan kelembagaan, perencanaan usaha, tata kelola keuangan, SOP dan KPI, hingga pengembangan kapasitas serta digitalisasi.
Assessment dilakukan terhadap 53 BUM Desa kategori maju dan berkembang melalui kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Klaten.
Program ini menggambarkan pendekatan pendampingan yang menyeluruh, dari fondasi kelembagaan hingga pengembangan usaha dan digitalisasi.
Ruang Lingkup
Pendampingan dilakukan kepada 120 BUM Desa di Kabupaten Sukoharjo melalui kolaborasi dengan Universitas Veteran Bangun Nusantara dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sukoharjo.
Program membantu direktur dan pengurus memahami pengelolaan usaha serta meningkatkan kualitas pertanggungjawaban melalui tata kelola keuangan yang lebih baik.
Fokus Pendampingan
Pendampingan BUM Desa Girimandara di Kecamatan Giriroto, Kabupaten Boyolali dilakukan melalui kerja sama dengan Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret.
Program berfokus pada legalitas badan hukum dan restrukturisasi kepengurusan agar organisasi lebih adaptif terhadap perkembangan regulasi.
Fokus Pendampingan
Pendampingan BUM Desa Sugeng Abadi di Desa Mulur, Sukoharjo berfokus pada peningkatan kapasitas pengurus dalam mengelola unit usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Pendekatan ini memberi pengurus dasar analisis dan sistem kerja yang lebih jelas sebelum mengambil keputusan pengembangan unit usaha.
Fokus Pendampingan
Pemberdayaan Masyarakat
Selain pendampingan organisasi dan BUM Desa, pengalaman profesional yang mendukung kompetensi Innara juga mencakup pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Diselenggarakan bagi ibu-ibu PKK, Karang Taruna, dan penyandang disabilitas di Desa Mulur, Sukoharjo, sebagai bagian dari program hibah BIMA Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi.
Diberikan kepada mahasiswa Mulazamah Mush'ab bin Umair, Surakarta, dengan pembahasan interaktif dan studi kasus penerapan sehari-hari.
Ruang pembelajaran aplikatif yang menghubungkan teori dengan praktik pengelolaan ekonomi desa secara langsung di lapangan.
Dilaksanakan di Desa Pluneng, Kabupaten Klaten, menekankan inventarisasi aset sebagai dasar perencanaan pembangunan dan penguatan tata kelola desa.
Pengalaman dalam Angka
53
BUM Desa
Assessment kategori maju dan berkembang di Kabupaten Klaten
120
BUM Desa
Pendampingan tata kelola keuangan di Kabupaten Sukoharjo
4
Area layanan utama
Kelembagaan, pengembangan usaha, keuangan, dan digitalisasi
Berbagai pemangku kepentingan
BUM Desa, masyarakat desa, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas
Perjalanan Innara
2021 – 2024
Empat tahun pengembangan yang bertumbuh melalui kolaborasi dan pengalaman lapangan.
Company Milestone
Titik awal pengembangan Innara sebagai wadah kolaborasi dan pemberdayaan.
Penguatan dasar dan pengembangan materi pendukung perusahaan.
Menjadi bagian dari perjalanan Innara dalam pengembangan ekosistem BUM Desa.
Melanjutkan pengembangan pengalaman pada kegiatan pelatihan dan penyusunan dokumen.
Kolaborasi Berikutnya
Pengalaman di lapangan memberi satu pelajaran penting: tidak ada satu solusi yang dapat diterapkan untuk seluruh organisasi. Karena itu Innara memulai setiap proses dengan memahami kebutuhan, kondisi, dan tujuan mitra.
WhatsApp us